BANYUWANGI - Komisi IV
DPRD Banyuwangi mendorong pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan tertib, edukatif, dan ramah anak.
Kegiatan yang diikuti peserta didik mulai jenjang taman kanak-kanak hingga SMA itu diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter dan pengembangan kreativitas siswa.
Ketua Komisi IV DPRD
Banyuwangi, Patemo, mengatakan MPLS memiliki peran penting dalam membangun
ekosistem pendidikan yang sehat dan berpihak pada tumbuh kembang peserta didik.
Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus diarahkan untuk memberikan pengalaman
belajar yang positif sejak hari pertama siswa memasuki lingkungan sekolah.
"MPLS harus mampu
meningkatkan kecerdasan kognitif anak-anak sekaligus mengajarkan nilai-nilai
sosial, toleransi, saling mencintai, kepedulian terhadap lingkungan, serta
membangun karakter sesuai harapan bersama," ujar Patemo.
Menurutnya, orientasi
sekolah merupakan momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan
yang akan menjadi bekal siswa dalam menjalani proses pendidikan. Karena itu,
pendekatan yang diterapkan harus mengedepankan pembelajaran yang kreatif, humanis,
dan menyenangkan.
Patemo menegaskan,
terciptanya lingkungan pendidikan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab
sekolah dan tenaga pendidik. Peran keluarga maupun masyarakat juga dinilai
sangat menentukan dalam membangun budaya sekolah yang positif.
"Untuk mewujudkan
ruang pendidikan yang aman bagi anak, diperlukan keterlibatan semua pihak,
bukan hanya guru atau pengelola sekolah, tetapi juga orang tua dan masyarakat
agar terus membimbing serta mengingatkan putra-putrinya," katanya.
Ia juga mengimbau para
tenaga pendidik dan orang tua untuk terus menanamkan sikap saling menghormati,
menghargai perbedaan, dan menjalin hubungan yang sehat antarsiswa. Langkah
tersebut dinilai penting sebagai upaya mencegah terjadinya perundungan (bullying),
kekerasan, maupun praktik perpeloncoan selama pelaksanaan MPLS maupun dalam
aktivitas belajar sehari-hari.
Menurut Patemo,
lingkungan sekolah yang aman dan nyaman akan memberikan ruang bagi siswa untuk
berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
Komisi IV DPRD
Banyuwangi, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai
kebijakan pendidikan yang berorientasi pada perlindungan anak serta peningkatan
kualitas sumber daya manusia.
"Harapan kami,
melalui MPLS yang berjalan dengan baik, Banyuwangi mampu menciptakan ekosistem
pendidikan yang semakin berkualitas sekaligus melahirkan generasi muda yang
berkarakter, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah
maupun bangsa di masa depan," pungkasnya.